Hot Spring Sipoholon Yang Eksotis

Sipoholon berasal dari nama sebuah Desa yang ada di Kabupaten Tapanuli Utara, yaitu kota Tarutung. Sipoholon lebih dikenal dengan sebuah tempat destinasi wisata pemandian air panas belerang yang memiliki keindahan bebatuan kapur yang begitu eksotis. Air yang keluar dari sumber tersebut mengandung mineral fosfor atau belerang yang sangat bagus untuk kulit.

Keunikan dari tempat ini yaitu air belerang yang tidak beraroma layaknya pemandan belerang seperti di Sidebuk-debuk atau Aek Rangat. Disini kita juga dapat melihat secara langsung bagaimana kristalisasi bebatuan kapur yang telah terbentuk sejak puluhan dan ratusan tahun sehingga membentuk ornament stalagtit dan petakan-petakan yang berwarna orange ataupun hijau. Biasanya panorama seperti ini hanya bisa dilihat jika kita masuk atau mengeksplore keindahan dalam goa seperti di bahorok.

Disini kita dengan bebas, baik dengan mata telanjang untuk berfoto ria diatas ornament
yang dialiri air belerang yang bersumber dari tanah tarutung ini. Jika kita menaiki bukit diatas pemandian air panas tersebut, kitadapat melihat sumber air yang keluar menggelegak layaknya air yang mendidih dari tunggu kuali keluar ke permukaan dari perut bumi. Kemudian dibentuk jalan untuk mengaliri ke kolam-kolam masyarakat yang dijadikan sumber air panas.

Benar, air panas sipoholon memang sebagian sudah tidak alami karena ada campur tangan
manusia. Namun tidak menghilangkan keindahan Sipoholon itu sendiri. Justru dengan campur tangan manusia tersebut, air yang keluar dapat termanfaaatkan secara maksimal dibandingkan dengan lokasi yang lain yang ada di Sumatera utara. Misal seperti Kawasan Cagar Alam Dolok Tinggi Raja di kabupaten Simalungun.

AKSES MENUJU HOT SPRING SIPOHOLON

Untuk mencapai Sipoholon tidak tergolong sulit, lokasi yang berada di pinggir jalan lintas Medan – Sibolga memudahkan kita untuk menemukannya. Sipoholon dapat ditempuh 1 jam perjalanan dari bandara Silangit atau setengah jam dari Kota Siborong-borong. Atau Sekitar 3 jam dari Kota Parapat. Jalanan juga tergolong mulus. Hanya sebagian sedikit saja 10 Km jalan rusak dari Kota Parapat menuju Kota Balige karena sedang ada perbaikan. Jika mulus mungkin dapat ditempuh sekitar 2,5 jam perjalanan.

Waktu yang sangat tepat untuk berkunjung adalah malam ataupun pagi hari. Mengapa malam, udara di Kota Siborong-borong berada diatas ketinggian 1000 meter lebih diatas permukaan laut sehingga memiliki suhu udara yang cukup dingin. Sehingga sangat tepat bagi kamu untuk merelaksasikan diri dari lelah setelah beraktivitas 1 harian.

Untuk pagi hari, kabut asap dari uap panas air belerang akan sangat terlihat sehingga menghasilkan foto yang sangat epik dan menawan. Warna hijau dan orange dari stalagmite juga akan lebih kontras terlihat dibandingkan siang hari. Karena tidak terlalu silau terkena pantulan matahari.

Untuk biaya masuk, para pengunjung di pungut harga 5.000 s.d 10.000 rupiah. Tergatung tempat dan lokasi pengelola. Dilokasi ini juga terdapat penginapan yang harganya relative ekonomis. Mulai dari harga 150.000 rupiah s.d 300.000 rupiah. Namun jumlah kamar juga tidak banyak. Jadi jika ingin berkunjung dan menginap di hari besar au libur nasional, diharapkan untuk memboking terlebih dahulu jika ingin menginap di lokasi sumber air panas. Semoga informasi ini bermanfaat
dan kamu juga melihat lokasi wisata yang ada disekitar sipoholon atau mengikuti paket perjalanan kami yang dimulai dari Bandara Silangit. 

Leave a Reply

Close Menu